Kawasan Destinasi Geopark Ciletuh: Kembangkkan Tata Kelola Eduwisata Pelestarian Lingkungan

- 21 November 2020, 18:05 WIB
Wisata Geopark Ciletuh Sukabumi, Jawa Barat /Abdul Nuis via Instagram @ geopark_ciletuh_sukabumi

MORESCHICK - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan
Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mendorong sinergi berbagai pihak dalam
mengembangkan tata kelola destinasi pariwisata di Kawasan Geopark Ciletuh
Palabuhan Ratu, Jawa Barat, sebagai upaya meningkatkan daya tarik wisata yang
berdaya saing namun tetap mempertahankan edukasi pelestarian lingkungan.

Direktur Kelembagaan Kemenparekraf/Baparekraf, Reza Fahlevi, dalam keterangannya,
Kamis (19/11/2020) menyatakan pihaknya hadir membantu badan pengelola dan
pemerintah daerah untuk memperbaiki tata kelola kawasan Geopark Ciletuh ke arah
yang lebih baik dan berdaya saing tinggi. Sehingga, kawasan ini dapat menjadi
salah satu destinasi wisata yang berdaya saing di kancah nasional maupun
internasional.

Baca Juga: BLT Subsidi Gaji Termin 2 Belum Masuk Rekening? Laporkan Ke Nomor Pengaduan Resmi Ini

“Kami hadir untuk mendorong dan menyinergikan para stakeholder di sekitar kawasan
Geopark seperti badan pengelola dan pemerintah daerah serta seluruh pemangku
kepentingan seperti ranger, pengelola geosite, hingga industri. Serta menentukan
langkah-langkah konkret agar apa yang kita lakukan ke depan bisa tepat sasaran,"
kata Reza.

Sebelumnya, Reza hadir dalam acara "Diskusi Kelompok Terpumpun Penguatan Tata
Kelola Kawasan Geopark Ciletuh" di Augusta Hotel Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa
Barat, pada Senin (16/11/2020). Reza mengatakan, selain punya daya tarik wisata,
kawasan Geopark Ciletuh juga memiliki nilai-nilai edukasi yang menarik bagi
wisatawan yang datang berkunjung.

"Geopark Ciletuh selain memiliki nilai edukasi mengenai kelestarian lingkungan
juga memiliki kekayaan geologis yang harus dijaga bersama. Namun tetap menjadi
daya tarik wisata,” katanya.

Reza menjelaskan, Geopark Ciletuh sudah ditetapkan sebagai Unesco Global Geopark
(UGG) sejak April 2018. Selain itu, kawasan tersebut juga masuk ke dalam Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, sehingga pengembangan
Geopark Ciletuh menjadi prioritas dan pengembangan yang perlu dukungan dari banyak
pihak.

Baca Juga: Ucapan Belasungkawa untuk Sang Legenda Ricky Yacobi

“Jadi perlu ada pembahasan mengenai peran kolaborasi dari semua unsur, hingga kita
bersinergi untuk saling mendukung bagi kepentingan tata kelola. Ini yang kita
lakukan bersama, apapun langkah kita ke depan harus dilakukan dengan kesepakatan,
dengan proses yang kita lakukan bersama, dengan perencanaan yang dilakukan secara
partisipatif dan komitmen bersama. Kemenparekraf hadir untuk mendukung upaya-upaya
tersebut,” ujar Reza.

Hal ini mendapat sambutan yang baik dari Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten
Sukabumi, Usman Jaelani. Ia mengapresiasi kehadiran Kemenparekraf/Baparekraf untuk
mendukung tata kelola organisasi yang ada di Geopark Ciletuh Palabuhan Ratu.

“Kami berharap hasil diskusi ini bisa diimplementasikan ke depan agar Geopark
Ciletuh Palabuhantaru yang berada di delapan kecamatan ini bisa bermanfaat bagi
kelembagaan dan masyarakat terutama dari sisi perekonomian dan lebih memajukan
gairah pariwisata,” ungkap Usman.

Halaman:

Editor: Ruth Martha Winnie

Sumber: Kemenparekraf


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X