Hasil Survei: Rela Tak Berhubungan Intim Asalkan Bisa Traveling

- 23 Februari 2021, 14:50 WIB
Ilustrasi traveling ke luar negeri dengan biaya murah. /Pixabay

MORESCHICK -- Masyarakat dunia mengalami perubahan tren terhadap traveling selama setahun belakangan karena imbas pandemi global virus corona alias Covid-19.

Kini beberapa negara di dunia sudah mulai vaksinasi covid19 dan pembatsan pun sudah ditiadakan. Hal ini membuat para pelancong tak sabar untuk mereka kembali berpetualang.

Dari data yang kami himpun, Selasa 23 februari 2021, platform akomodasi travel mengalami peningkatan pesanan. Setelah sebelumnya beberapa platform itu survei untuk melihat bagaimana konsumen merencanakan, memimpikan, dan mempertimbangkan perjalanan pada tahun 2021.

Baca Juga: Intip Video Jembatan Ruyi di Taizhou Zhejiang Cina, Terindah di Dunia

Survei pada 3-9 Januari 2021 melibatkan 2.000 orang dewasa di Amerika Serikat dan Inggris. Survei membuktikan bahwa traveling merupakan bagian penting dari hidup. Traveling mengambil peran besar dalam membuat manusia bahagia.

Lebih dari 80 persen responden menyetujui jika bepergian adalah wujud perawatan diri, kebugaran, dan cara memperluas perspektif seseorang. Oleh karenanya, tidak aneh jika mereka siap merelakan banyak hal demi berlibur.

Rela tak hubungan intim asalkan bisa traveling

Menurut survei yang dilakukan Trivago, sekitar 38 persen responden Amerika dan 40 persen responden Inggris menyatakan mereka rela berhenti berhubungan badan dengan pasangannya selama setahun, jika mereka akhirnya diizinkan melakukan perjalanan lagi.

Baca Juga: Arak dan Tuak Bali Akhirnya Boleh Diproduksi dan Dikembangkan

Halaman:

Editor: Vito Adhityahadi


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X