Kekerasan Seksual di Kampus Cukup Tinggi, Ini Kata Ahli Psikologi

- 6 Maret 2021, 10:37 WIB
Ilustrasi kekerasan seksual kepada anak. /Dok. Hallo Media/M. Rifa'i Azhari

MORESCHICK -- Kasus kekerasan seksual di Indonesia menunjukan kenaikan, dari hasil studi kuantitatif International NGO Forum on Indonesia Development (INFID bahwa 5 dari 7 orang pernah mengalami kekerasan seksual.

Hasil studi itu pun menjelaskan bahwa 77,2 persen telah mengalaminya di tempat umum. Tempat umum itu pun bukan hanya di jalanan, melainkan juga di institusi pendidikan seperti universitas yang malah rentan dengan aksi kekerasan seksual.

Menanggapi hal ini, Psikolog Yayasan Pulih, Nirmala Ika Kusumaningrum - M. Psi., menjelaskan bahwa kekerasan seksual di dalam lingkungan kampus sering kali tidak tertangani dengan baik karena kurangnya pemahaman akan kekerasan seksual itu sendiri.

"Belum adanya kebijakan yang mampu secara menyeluruh mengatasi kekerasan seksual membuat hal ini tidak tertangani dengan baik," ujarnya, seperti dirangkum dari berbagai sumber, Sabtu 6 Maret 2021.

Baca Juga: Apa Kabar Kasus Video Syur Gisel? Ini Jawaban dari Polisi

Di tempat terpisah, Pemerhati Isu Gender dan Penulis, Kalis Mardiasih menyatakan kekerasan seksual di lingkungan kampus cukup tinggi dan terjadi hingga sekarang ini.

"Lebih disayangkan lagi, karena kasus-kasus tersebut tak terselesaikan hingga hari ini," ujarnnya.

Belum lagi, di lingkungan kampus terjadinya kekerasan seksual dilakukan oleh pelaku yang mempunyai pengaruh atau jabatan.

Kalis menambahkan, disahkannya Rancangan Undang-Undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) akan menjadi payung hukum untuk mendorong setiap institusi pendidikan menyelesaikannya.

Halaman:

Editor: Vito Adhityahadi


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X