Viral Pengguntingan Bendera Merah Putih, Ini Motifnya

- 16 September 2020, 15:04 WIB
Pengguntingan bendera Merah Putih /istimewa

MORESCHICK -- Beredar video pelecehan atribut negara oleh warga yang terlihat seorang perempuan dan bersama temannya juga perempuan.

Dalam tayangan video itu, seorang perempuan berusia setengah baya sedang menggunting-gunting bendera Merah Putih sambila mengatakan “gunting lagi, huu..”, dan temannya pun sambil mengatakan “Huu rusak, Huu rusak...”.

Baca Juga: Sinopsis Manga Boruto: Naruto Next Generation

Kemudian pelaku yang menggunting itu juga berkata “Nggak musim lagi huuu,” sambil menggunting bendera menjadi bagian-bagian kecil, kemudian menghamburkannya dan memungutnya kembali.

Di aplikasi pesan WhatsApp selain beredar video tersebut akhirnya pelaku sudah di amankan pihak yang berwajib sebab telah beredar laporan tertulis mengenai berita acara polisi tentang penangkapan tersebut.

Baca Juga: Donita Terinfeksi Covid-19 pada Januari Lalu?

Dari data yang kami dapatkan, berikut keterangan kepolisian tentang pendalaman video viral pengguntingan Bendera Merah Putih.

Perihal : Pendalaman terhadap Sebuah Video Viral Pengguntingan Bendera Merah Putih

  1. Fakta-Fakta :
  2. Pada hari Selasa tanggal 15 September 2020 Unit Intel Kodim 0610/Sumedang telah melaksanakan pendalaman terhadap Vidio yang viral dengan durasi Video 35 detik dimana video Tik tok tersebut di Upload sekira pukul 13.00 Wib.
  3. Dalam Video tersebut terlihat ada dua orang perempuan memengang Bendera Merah Putih dan salah seorangnya memotong-motong bendera tersebut dengan menggunakan sebuah gunting warna hitam dan setelah bendera terpotong menjadi beberapa bagian lalu salah seorang perempuan tersebut menghamburkannya dan memungutnya kembali.
  4. Selain dari dua orang yang memegang bendera dan memotong Bendera Merah Putih tersebut terdengar salah seorang suara perempuan yang melakukan perekaman Video serta terdapat dua orang anak kecil.
  5. Tindakan yang dilakukan yaitu ber Koordinasi dengan pihak kepolisian dan didapat informasi sbb :
  6. Mengundang Sdri. IDA SITI ROCHMAH, Sumedang, 03 September 1984, alamat : Perum Bumi Mekar Jaya Indah Blok I No. 8 Rt. 002/009 Desa Mekarjaya Kec. Sumedang Utara Kab. Sumedang (yang mengapload ke Aplikasi Tik Tok) untuk dilakukan Pulbaket.
  7. Mengundang Sdri. DEA YULIANI HIDAYAT, Sumedang 18 Juli 1990, Karyawan BUMD, Alamat Dsn. Gawiru, Rt 03/06 Desa Padasuka Kec. Sumedang Utara Kab. Sumedang (yang merekam pemotongan Bendera Merah Putih) untuk dilakukan penyelidikan.
  8. Mengundang Sdri. POPON Bin WAHIDI, Ttl Sumedang, 16 Juni 1970, Pekerjaan : Pembatu Rumah tangga Alamat : Dsn. Cikondang Rt 02/02 Desa Tanjungwangi Kec. Tanjungmedar Kab. Sumedang. (Menggunting) untuk dilakukan penyelidikan.
  9. Mengundang Sdri. ANI Bin YAYA, Ttl : Sumedang, 06 Oktober 1969, Pembantu Rumah tangga, Alamat : Dsn Tarajumas Desa Sukamukti Rt 04/05 Kec. Tanjungmedar.( memegagang bendera) untuk dilakukan penyelidikan.
  10. Mengamankan Barang Bukti Berupa Bendera, Gunting dan Handphone.
  11. Bahwa Sdri. DEA YULIANI HIDAYAT (orang tua) Anak Alvar als Kaka Umur 5 tahun (mengidap Autis) awalnya konsultasi ke kepada Guru lest Sdri. YENI sekira 2 Minggu yang lalu, bahwa Anak Alvar als Kaka tidak bisa lepas dari Bendera Merah Putih dari semua kegiatan bahkan sampai tidur pun harus membawa/mendekap Bendera merah putih dan guru les Sdri. YENI menyarankan agar Berdera merah putih tersebut di potong rame - rame didepan Sdr. Alvar als Kaka agar bisa melupakan bendera tersebut.
  12. Dan pada sekira pukul 10.30 Wib Sdri. POPON mengingatkan/mengajak kepada Sdr. DEA untuk memotong bendera merah putih tersebut secara rame - rame.

 Baca Juga: Pihak Jerinx dan PN Denpasar Hampir Temui Kesepakatan Sidang Tatap Muka

Halaman:

Editor: Vito Adhityahadi


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X