Bill Gates Khawatir Vaksin Covid-19 Tak Dapat Jangkau Negara-Negara Berkembang

- 16 September 2020, 09:02 WIB
Pendiri Microsoft Bill Gates. /Foto: Instagram @thisisbillgates

MORESCHICK – Siapa yang tak kenal dengan sosok Bill Gates, ya sosok pendiri Microsoft yang sangat inspiratif ini akhirnya angkat bicara soal ketersediaan vaksin Covid-19.

Ia meyakini bahwa vaksin Covid-19 akan tersedia pada tahun 2021 mendatang. Namun ia khawatir jika vaksin Covid-19 tersedia justru tidak sampai ke orang-orang yang berpenghasilan rendah yang tinggal di negara-negara berkembang.

Ia beranggapan bahwa kedepannya vaksin Covid-19 ini justru akan sulit untuk didistribusikan kepada orang-orang yang membutuhkan.

Baca Juga: Tak Hanya Turunkan Resiko Alzheimer Berikut 4 Alasan Lain Kenapa Kamu Harus Rajin Membaca

Mengutip dari Washington Sources, Pikiran-rakyat.com menuliskan "Seharusnya tidak hanya negara kaya yang berhasil melakukan perang penawaran (vaksin, red). Kesalahan mengalokasikan vaksin akan memicu kematian tambahan yang dramatis." Tutur Bill Gates.

Faktanya, negara-negara besar seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Inggris telah memesan lebih dari 2 miliar dosis vaksin Covid-19 yang tentunya membuat ketersediaan vaksin menyusut.

Dipelopori oleh Kelompok Kesehatan Dunia, upaya untuk memastikan negara-negara miskin tetap memiliki akses ke vaksin sedang dilakukan.

Baca Juga: Tokoh Dunia yang Sukses Setelah Gap Year, JK Rowling Salah Satunya

Sebuah laporan baru, bertajuk 'The Goalkeeper Report' yang diluncurkan pada Senin, 14 September 2020 oleh Invoice & Melinda Gates Basis, mengeksplorasi bagaimana dunia semakin mundur karena Covid-19, diikuti penambahan tingkat kemiskinan dunia di banyak negara.

Halaman:

Editor: Tiara Sayusti

Sumber: Pikiran-Rakyat.com, Washington Sources


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X