Ekonom Sebut BLT Gaji Seharusnya Belum Saatnya Dihentikan, Ini Alasannya

- 8 April 2021, 09:23 WIB
Ilustrasi cek tahapan pencairan BSU BPJS Ketenagakerjaan atau BLT subsidi gaji juga bisa pakai WhatsApp /Pixabay/Tangkapan layar Instagram Bank Indonesia/Dody Luber/WartaPontianak.Com

MORESCHICK -- Pemerintah tidak akan memperpanjang subsidi upah BLT pada tahun 2021. Kebijakan ini sangat disayangkan bagi para pekerja. Pasalnya, meski pandemi Covid-19 belum berakhir, pekerja membutuhkan BLT subsidi upah.

Ekonom Indef Bhima Yudhistira mengatakan, pemerintah seharusnya tidak terburu-buru menghentikan subsidi upah BLT atau bantuan subsidi upah (BSU).

Tunjangan gaji sebesar 2,4 juta rupiah diberikan kepada pekerja yang gajinya kurang dari 5 juta rupiah.

"BLT subsidi gaji jangan keburu dihentikan, tapi BLT harapannya bisa terus berlanjut karena kita masih dalam fase recovery," kata Bhima, dikutip Rabu 8 April 2021.

Baca Juga: 5 Zodiak Paling Kepo, Kamukah Salah Satunya?

Menurut Bhima, manfaat subsidi gaji BLT sangat besar sehingga pekerja bisa merasakannya secara langsung. Pasalnya, masih ada pekerja yang gajinya dipotong.

"Karena subsidi upah langsung dibelanjakan oleh pekerja yang gajinya kurang dari 5 juta rupiah."

Bhima menegaskan, masyarakat memang membutuhkan bantuan sosial atau BLT. Tapi jangan dihancurkan.

Baca Juga: Google Translate Pecahkan Rekor 1 Miliar Unduhan

Halaman:

Editor: Vito Adhityahadi


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X