Cegah Kejahatan di Sosial Media Kapolri Gagas Virtual Police

- 27 Februari 2021, 19:24 WIB
Manfaatkan sosial media untuk jadi Reseller /pixabay/ PhotoMIX-Company

MORESCHICK - Arus perkembangan sosial media semakin deras. Tak terkecuali di Indonesia, kejahatan di media sosial pun kerap terjadi.

Melihat hal tersebut, Polri menggagas unit Virtual Police untuk mencegah terjadinya kejahatan di sosial media.

Baca Juga: HUT ke- 233 Kota Denpasar, Jaya Wibawa Pimpin Persembahyangan Bersama di Pura Agung Jagatnatha

"Melalui Virtual Police, kepolisian memberikan edukasi dan pemberitahuan bahwa apa yang ditulis ada melanggar pidana, mohon jangan ditulis kembali dan dihapus," kata Argo kepada wartawan di Mabes Polri, dikutip Sabtu, 27 Februari 2021.

Argo menegaskan nantinya petugas akan memberikan edukasi terkait konten-konten yang berpotensi melanggar tindak pidana.

Langkahnya seperti ini, virtual police bakal memberikan peringatan apabila menemukan tulisan atau gambar yang berpotensi melanggar pidana. Penyidik akan mengambil tangkapan layar untuk melakukan konsultasi dengan tim ahli yang terdiri dari ahli pidana, bahasa, dan ITE.

Baca Juga: Kesepian Setelah Putus Cinta? Ini Dua Cara Ampuh Mengatasinya

"Apabila ahli menyatakan bahwa ini merupakan pelanggaran pidana baik penghinaan atau sebagainya maka kemudian diajukan ke Direktur Siber atau pejabat yang ditunjuk di Siber memberikan pengesahan kemudian Virtual Police Alert Peringatan dikirim secara pribadi ke akun yang bersangkutan secara resmi," kata dia.

Agar pengguna medsos tidak merasa terhina, peringatan itu akan langsung masuk ke dalam Direct Message (DM) dari pemilik akun yang mengunggah konten tersebut.

Halaman:

Editor: Wildan Heri Kusuma

Sumber: ANTARA


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X