Pemerintah Siapkan 15 Ribu Hektare Lahan untuk Lumbung Pangan di NTT  

- 23 Februari 2021, 19:05 WIB
Presiden Jokowi meninjau lumbung pangan baru di NTT dan intruksikan untuk buat bendungan.* //twitter.com/@jokowi

MORESCHICK- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah akan menyiapkan lahan seluas 15 ribu hektare untuk lumbung pangan (food estate) di Kabupaten Sumba Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

 Untuk tahap awal, pemerintah akan terlebih dahulu menyiapkan 5.000 hektare. Lahan itu 3.000 hektare akan ditanami padi, dan 2.000 hektare akan ditanami jagung.

 "Tapi ke depan diperluas lagi dengan luasan 10 ribu hektare, dibagi 5.600 hektare buat padi dan 4.400 untuk jagung," kata Jokowi dihimpun Moreschick dari pemberitaan nasional, Selasa, 23 Februari 2021.

Jokowi menjelaskan, alasan pemerintah sengaja memilih Kabupaten Sumba Tengah sebagai salah satu kawasan food estate karena 34 persen kemiskinan berada di wilayah tersebut.

Selain itu, panen hanya terjadi satu kali dalam satu tahun di Kabupaten Sumba Tengah.

"Panen yang ada di Sumba Tengah masih satu tahun baru sekali, yaitu padi. Kami ingin mengelola agar satu tahun bisa dua kali panen padi dan sekali panen jagung atau kedelai," sambungnya.

Baca Juga: Menurut WHO, COVID 19 Akan Berakhir Awal 2022

Disebut Jokowi, ada masalah yang menghambat panen di NTT, yakni aliran air. Untuk itu, pemerintah setempat sudah membangun sumur bor pada 2015 dan 2018 yang langsung masuk ke sawah.

"Juga beberapa embung besar sudah dibangun tapi masih jauh dari cukup, masih kurang. Pak Gubernur diminta buatkan satu bendungan di Kabupaten Sumba Tengah dan sekitarnya," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Frida Astuti


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X