Menuai Polemik, Pemberian Dana Hibah Rp9 M untuk Museum SBY-Ani Dibatalkan

- 23 Februari 2021, 12:20 WIB
Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono dan istri, Ani Yudhoyono. /Foto: Twitter @SBYudhoyono/

 

MORESCHICK- Pemprov Jawa Timur memutuskan untuk membatalkan hibah bantuan keuangan khusus (BKK) sebesar Rp9 miliar yang semula untuk pembangunan Museum SBY-Ani di Kabupaten Pacitan.

Hal itu sesuai surat dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang ditanda tangani Sekretaris Daerah Pemprov Jatim, Heru Tjahjono nomor: 910/3050/201.2/2021, tentang penarikan kembali bantuan keuangan khusus Kabupaten Pacitan pada perubahan APBD Provinsi Jawa Timur tahun Anggaran 2020.

"Memang ada surat dari Gubernur Jatim bahwa suruh mengembalikan intinya seperti itu," kata, Bupati Pacita, Indartato dihimpun Moreschick dari pemberita nasional, Selasa, 23 Februari 2021.

Menurut Indartato, selama ini pihaknya telah sesuai prosedur yang ada dan sesuai peraturan saat menghibahkan dana tersebut. Namun ternyata dana hibah untuk pembangunan museum itu menuai pro dan kontra.

"Gara-gara pro kontra masyarakat ahirnya Pemprov Jatim mengambil kebijakan itu," pungkasnya.

Baca Juga: Maksimal Mengolah Sampah, 13 Daerah Terima Dana Insentif Termasuk Kota Denpasar

Dalam isi surat yang dikeluarkan pada tanggal 16 Februari 2021 kemarin bahwa menindaklanjuti hasil rapat Sekda Jawa Timur dengan Bupati Pacitan terkait pelaksanaan bantuan keuangan Kabupaten Pacitan pada hari Selasa (16/2/2021), diruang rapat Sekda Provinsi Jatim dan pada point (4) dalam surat Sekda Jatim (12/10/2020).

Dalam surat tersebut juga tertulis Bantuan keuangan khusus kepada Kabupaten Pacitan pada perubahan APBD Provinsi Jatim tahun Anggaran 2020 agar disetorkan kembali ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), Provinsi Jawa Timur sesuai perundang-undangan yang berlaku.

Halaman:

Editor: Frida Astuti


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X