KKP Lirik Kabupaten Belitung jadi Kawasan Ekonomi Khusus

- 22 Februari 2021, 23:20 WIB
Ilustrasi budidaya ikan. /Antara Foto/Ampelsa/ANTARA FOTO

MORESCHICK- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melirik Kabupaten Belitung untuk dijadikan kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kelautan dan Perikanan.

Kabupaten Belitung dianggap cocok karena memiliki sumber daya perikanan sangat tinggi, mencapai 2,1 juta ton per tahun dan lokasi strategis di jalur lintasan Singapura-Australia.

Dihimpun Moreschick dari pemberitaan nasional, Senin, 22 Februari 2021, KKP menggandeng Persatuan Insinyur Indonesia (PPI) untuk menganalisa dan menyiapkan konsep modeling market yang menarik minat investor.

"Kawasan ekonomi khusus kelautan dan perikanan, menurut saya Belitung itu tepat," ujar Menteri KKP, Sakti Wahyu Trenggono, saat bertemu Bupati Belitung dan perwakilan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) di Kantor KKP, Jakarta Pusat hari ini.

Baca Juga: Survei LSI: 30 Persen Responden Tak Takut Virus Covid-19

Rencana pengembangan KEK kelautan dan perikanan ini untuk mendukung menggeliatnya industri perikanan dalam negeri, baik untuk pasar domestik maupun ekspor.

Selain itu diharapkan dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja di sektor ini. Pasalnya, potensi perikanan tangkap dari perairan Belitung disebut sangat besar mencapai 2,1 juta ton per tahun yang berada di dua Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI), yakni 711 dan 712.

Sedangkan daratan dan pesisirnya dinilai sangat cocok untuk dilakukan budidaya perikanan, salah satunya budidaya kerapu.

 

Editor: Frida Astuti


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X