Rupiah Menguat 20 Poin dari Dolar AS, Pengaruh Jelang Pelantikan Joe Biden?

- 20 Januari 2021, 13:56 WIB
Nilai Tukar Rupiah Menguat 15 Poin pada Rabu Pagi, Seiring Penurunan Dolar Amerika. /FREEPIK/stockvault./

MORESCHICK - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada 21Rabu pagi, 20 Januari 2021, bergerak menguat.

Pada pukul 9.51 WIB, rupiah menguat 20 poin atau 0,14 persen ke posisi Rp14.045 per dolar AS dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.065 per dolar AS.

Baca Juga: RSUD Wangaya Denpasar Tambah 15 Tempat Tidur di Ruang Isolasi Covid-19

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures di Jakarta, mengatakan pada hari ini rupiah masih ada kemungkinan menguat dengan sentimen dukungan stimulus fiskal besar AS dari calon Menteri Keuangan AS, Janet Yellen.

Stimulus yang besar ini bisa membantu pemulihan ekonomi AS lebih cepat. Hal ini memicu minat pasar terhadap aset berisiko," ujar Ariston, dilansir dari Antara, Rabu 20 Januari 2021.

Seperti diketahui, presiden terpilih Amerika Serikat, Joe Biden akan digelar Rabu malam ini.

Baca Juga: Jubir Satgas Covid-19 Denpasar: Sudah 535 Tenaga Kesehatan Divaksinasi

Sebelumnya, dalam sidang penetapan Senat pada Selasa, 19 Januari 2021, Janet Yellen mendesak anggota parlemen untuk memberikan bantuan yang maksimal terhadap paket bantuan virus corona berikutnya.

Hal itu disebutkan setelah Presiden terpilih Joe Biden pekan lalu menguraikan proposal stimulus 1,9 triliun dolar AS, sebagai bagian dari agenda kebijakan domestik yang besar pada pengeluaran pemerintah.

Halaman:

Editor: Wildan Heri Kusuma


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X