Sri Mulyani Soal Dana Vaksin Rp74 Triliun: Seluruh Pemda Rp15 Triliun, Sisanya Pusat

- 19 Januari 2021, 20:52 WIB
Menkeu Sri Mulyani Indrawati pada Rapat Kerja dengan Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI /Kemenkeu RI/

MORESCHICK -- Pemerintah daerah diminta untuk ikut andil memberikan bantuan keuangan untuk pembiayaan vaksinasi secara nasional dengan total senilai Rp15 triliun.

Permintaan kepada pemerintah daerah ini ditegaskan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPD RI, Selasa 19 januari 2021.

Dalam rapat tersebut juga disebutkan nilai total dari vaksinasi mencapai Rp73 –Rp74 triliun.

Baca Juga: Diduga Hina Orang Miskin Jadi Kontroversi, Nadin Amizah Trending di Twitter

“Diharapkan pemda ikut gunakan dalam rangka untuk sukseskan vaksinasi. Saya ingin sampaikan mayoritas keseluruhan dana pengadaan vaksin itu melalui APBN pemerintah pusat, " ujarnya, Selasa 19 Januari 2021.

Sri Mulyani menjelaskan, dana tersebut dialokasikan dari penggunaan sebagian (earmarking) Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH).

Kemudian, untuk perinciannya, Kementerian Keuangan telah melakukan earmarking minimal 4 persen dari alokasi DAU dan DBH untuk program vaksinasi covid-19.

Bahwa ketentuan ini diatur dalam Keputusan Menteri Keuangan Nomor 30/KM.7/2020 tentang Penggunaan Sebagian (Earmarking) Dana Alokasi Umum atau Dana Bagi Hasil (DBH) dalam Rangka Dukungan Pendanaan Program Vaksinasi Covid-19.

Baca Juga: Agnez Mo Punya Tato di Paha dan Bakal Nambah lagi, Penggemar Melarang

Halaman:

Editor: Vito Adhityahadi


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X