Kenali Jenis Gempa Bumi di Majene Akibat Aktivitas Sesar Lokal

- 14 Januari 2021, 19:52 WIB
Kondisi jalan di kabupaten Majene, Sulbar, ditutupi bebatuan akibat gempa Kamis hari ini/Dok Pribadi/akun facebook/Akhirudin /

MORESCHICK -- Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) hari ini mengalami gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,9. Dari paparan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Gempa tersebut merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal.

BMKG mengemukakan gempa bumi tektonik di Majene terjadi pada Kamis (14/1/2021) pukul 13.35 WIB siang tadi. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,99 LS dan 118,89 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 4 km arah barat laut Majene, Sulawesi Barat, di kedalaman 10 kilometer.

Baca Juga: Syekh Ali Jaber Wafat, Deddy Corbuzier: Aku akan Merindukanmu

"Lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal," ujar Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno, dalam keterangan tertulis, Kamis 14 Januari 2021.

Selanjutnya, Bambang menjelaskan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi yang memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Gempa bumi tersebut membuat guncangan yang dirasakan IV-V MMI di wilayah Kabupaten Polewali.

BMKG menjelaskan, getaran IV-V MMI berarti getaran dirasakan hampir semua penduduk dan orang banyak terbangun. Selain terasa di Polewali, gempa terasa di wilayah lainnya.

Baca Juga: Syekh Ali Jaber Akan Dimakamkan di Pondok Pesantren Daarul Quran Milik Ustaz Yusuf Mansur

"Mamuju, Majene IV MMI (bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ), Mamuju Utara dan Mamuju Tengah III-IV MMI, Toraja dan Mamasa III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu)," jelasnya.

Halaman:

Editor: Vito Adhityahadi


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X