Lanjutan Dugaan Korupsi Dana Bansos Covid-19, KPK Periksa PPK Kemensos

- 16 Desember 2020, 04:10 WIB
Ilustrasi Gedung Merah Putih KPK. /Instagram.com/@official.kpk

"Penyitaan tersebut tentu telah mendapat izin dari Dewas KPK dan selanjutnya bukti uang dimaksud akan menjadi barang bukti dalam perkara ini," katanya.

Seperti diketahui, Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara dijerat KPK dalam kasus dugaan suap bantuan sosial Corona. Ia dijerat bersama empat orang lainnya, yaitu Matheus Joko Santoso, Adi Wahyono, Ardian IM, dan Harry Sidabuke.

Baca Juga: Ini Alasan Catherine Wilson Pakai Sabu

Diketahui, nama Ardian IM dan Harry Sidabuke adalah pihak swasta sebagai vendor dari pengadaan bansos.

KPK menduga Juliari menerima jatah Rp 10 ribu dari setiap paket sembako senilai Rp 300 ribu per paket. KPK menduga setidaknya Juliari Batubara sudah menerima Rp 8,2 miliar dan Rp 8,8 miliar.

Baca Juga: Polisi Sebut Kondisi Rizieq Shihab Sehat dan Diperlakukan Sama dengan Tahanan Lain

"Pada pelaksanaan paket bansos sembako periode pertama, diduga diterima fee kurang-lebih sebesar Rp 12 miliar yang pembagiannya diberikan secara tunai oleh MJS (Matheus Joko Santoso) kepada JPB (Juliari Peter Batubara) melalui AW (Adi Wahyono) dengan nilai sekitar Rp 8,2 miliar," ucap Ketua KPK Firli Bahuri dalam konferensi pers sebelumnya.

Baca Juga: Sekjen HRS Dilaporkan ke Polisi atas Kasus Dugaan Penyesatan

"Untuk periode kedua pelaksanaan paket bansos sembako, terkumpul uang fee dari bulan Oktober 2020 sampai Desember 2020 sejumlah sekitar Rp 8,8 miliar, yang juga diduga akan dipergunakan untuk keperluan JPB," imbuh Firli.

Halaman:

Editor: Vito Adhityahadi


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X