Akhirnya, Kapolri Idham Azis Beri Sinyal Akan Tindak Tegas FPI Jika Masih Buat Gaduh Negeri Ini

- 4 Desember 2020, 07:13 WIB
Kapolri Jenderal Pol Idhan Azis /Dok/ Polda Jateng

MORESCHICK - Rangkaian drama yang dibuat oleh organisasi massa FPI dan pentolannya, Rizieq Shihab, seperti tak ada habisnya. Setelah kepulangan Rizieq, otomatis kegaduhan kembali terjadi di negeri ini.

Rizieq cs seolah acuh tak acuh dengan kondisi bangsa yang sedang menghadapi Covid-19, dengan tetap melakukan sejumlah perkumpulan hingga ribuan orang pada sejumlah acara terkait Rizieq dan FPI.

Menanggapi drama yang dibuat oleh Rizieq cs, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis memberikan arahanya dimana ia secara tegas mengatakan negara tak boleh kalah dengan aksi premanisme organisasi kemasyarakatan (ormas) apa pun.

Menurt Kapolri Idham, tindakan tegas akan dilakukan pihaknya terhadap ormas yang mencoba menghalangi proses hukum.

"Negara tidak boleh kalah dengan ormas yang melakukan aksi premanisme. Kita akan sikat semua. Indonesia merupakan negara hukum. Semua elemen harus bisa menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat," ucap Idham dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (3/12/2020).

Ormas yang dimaksud oleh Kapolri Idham nyatanya memang FPI. Sambil memberikan contoh kasus salah satu anggota FPI yang menghadang polisi saat mengantarkan surat pemanggilan kepada pentolan FPI Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat.

Baca Juga: Apa Saja Efek Samping dari Vaksin Covid-19? Begini Kata Pakar

Menurutnya, aksi yang dilakukan ormas tersebut dapat dinilai sebagai perbuatan melawan hukum.

Karena itu, Idham meminta seluruh lapisan masyarakat, terutama ormas, wajib patuh dengan hukum yang berlaku di Indonesia. Artinya, pihak yang mencoba menghalangi proses penegakan hukum dapat diberi sanksi pidana.

Halaman:

Editor: Ruth Martha Winnie

Sumber: PMJ News


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X