Menata Kembali Masa Depan Anak, Tema Hari Anak Sedunia 2020

- 20 November 2020, 20:01 WIB
Hari anak sedunia diperingati tanggal 20 November /unicef.org

MORESCHICK - Tepat setiap 20 November, diperingati Hari Anak Sedunia. Tahun ini United Nation Children's Fun (UNICEF) memgangkat tema "A day to reimagine a better future for every child" atau hari dimana bertujuan untuk membayangkan dan membentuk kembali masa depan semua anak.

Hari Anak Sedunia ini bertujuan untuk memprimosikan kebersamaan dan kesadaran internasional di antara anak-anak di seluruh dunia.

Baca Juga: Hari Anak Sedunia, Bentuk Kesadaran Pencegahan Eksploitasi Anak

Hari Anak Sedunia bukan hanya hari untuk merayakan anak apa adanya, tetapi untuk menyadarkan anak-anak di seluruh dunia yang telah mengalami kekerasan dalam bentuk pelecehan, eksploitasi, dan diskriminasi.

Anak-anak dijadikan buruh di beberapa negara, tenggelam dalam konflik bersenjata, hidup di jalanan, menderita karena perbedaan agama, masalah minoritas, atau kecacatan.

Baca Juga: Manajemen NCT Patikan Park Jisung Masih Rehat Akibat Cidera

Terlebih, banyak hak anak yang tidak terpenuhi karena pandemi COVID-19.

Maka dari itu, Hari Anak Sedunia adalah hari untuk anak-anak di seluruh dunia yang bertujuan untuk menyebarkan kesadaran tentang masalah yang dihadapi anak-anak dan bagaimana meningkatkan kesejahteraan mereka.

Baca Juga: Terkait Kasus Jerinx, Nora Alexandra Diancam Dibunuh

Pada Hari Anak Sedunia tahun ini, UNICEF menyerukan enam poin terkait kesejahteraan anak.

1. Pastikan semua anak belajar, termasuk dengan menutup kesenjangan digital.

2. Jamin akses ke layanan kesehatan, gizi, dan membuat vaksin terjangkau dan tersedia untuk setiap anak.

Baca Juga: Viral, Ini Pesan Terakhir Tenaga Kesehatan Sebelum Meninggal Akibat Covid-19 di Meksiko

3. Dukung dan lindungi kesehatan mental anak-anak dan remaja. Akhiri pelecehan, kekerasan berbasis gender, dan penelantaran di masa kanak-kanak.

4. Tingkatkan akses ke air bersih, sanitasi, dan atasi degradasi lingkungan dan perubahan iklim.

5. Setop peningkatan kemiskinan yang berdampak pada anakdan memastikan pemulihan inklusif untuk semua.

6. Menggandakan upaya untuk melindungi dan mendukung anak-anak dan keluarganya yang hidup di tengah konflik, bencana dan pengungsian.

Editor: Wildan Heri Kusuma


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X