Golongan Darah O Disebut Lebih Kuat dari Virus Corona, Ini Faktanya!

- 18 Oktober 2020, 15:44 WIB
Ilustrasi virus corona./ Pixabay /Pete Linforth

MORESCHICK - Berbagai penelitian terbaru menyebutkan, golongan darah O memiliki keistimewaan dibandingkan golongan darah lain dalam terlindung dari Virus COVID-19.

Penelitian dari Denmark menunjukkan bahwa golongan darah O disebut tidak mengalami sakit yang parah, bahkan jika terinfeksi virus Corona.

Baca Juga: Pilihan Wisata Taman Bunga di Serang 'Mahoni Bangun Sentosa'

"Fokus penelitian kami adalah pada efek keparahan golongan darah terhadap COVID-19. Kami mengamati kerusakan paru-paru dan ginjal. Dan dalam penelitian selanjutnya, kami ingin mengetahui efek golongan darah dan COVID-19 pada organ vital lainnya," jelas penulis studi Dr Mypinder Sekhon yang juga merupakan instruktur klinis di Division of Critical Care Medicine di University of British Columbia di Vancouver, Kanada dikutip Moreschick.com dari US News, Minggu, 18 Oktober 2020.

Golongan Darah Lain

Berbagai upaya telah dilakukan oleh para ilmuwan untuk mewujudkan hal tersebut. Pada 2015, ilmuwan dari University of British Columbia di Kanada menggunakan bakteri untuk mengubah golongan darah A dan B menjadi 'mirip' O.

Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Bocah yang Cegah Ibunya Diperkosa Tewas di Penjara

Para ilmuwan menggunakan enzim 98 glycoside hydrolase yang diekstrak dari bakteri Streptococcus pneumoniae. Hasilnya, enzim tersebut mampu memotong dan memodifikasi antigen dalam darah menjadi lebih mirip golongan darah O.

Tentu saja ada keterbatasannya. Dikutip dari Popular Science, golongan darah yang dihasilkan bagaimanapun tidak benar-benar berubah menjadi O. Namun setidaknya, ada harapan untuk terus dikembangkan hingga sesuai harapan suatu saat nanti.

Selain itu, berdasarkan studi yang dilakukan di rumah sakit di Kanada, pasien COVID-19 dengan golongan darah A dan AB cenderung lebih membutuhkan ventilasi mekanis. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat cedera paru-paru pada orang yang bergolongan darah tersebut akibat virus Corona lebih tinggi.

Baca Juga: Rahasia Dibalik Syuting Menggunakan Perisai Iron Man

Menurut para peneliti, pasien COVID-19 dengan golongan darah A dan AB kemungkinan juga bisa mengalami peningkatkan risiko disfungsi atau kegagalan organ tubuh, dibandingkan dengan golongan darah O dan B.

Selain itu, golongan darah A dan AB rata-rata membutuhkan waktu perawatan intensif yang lebih lama, yang mungkin mengindikasi infeksi COVID-19 yang lebih parah dari tipe darah lainnya.

Editor: Wildan Heri Kusuma


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X