Jangan Melewatkan Dosis Kedua Vaksinasasi Covid-19! Ini Penjelasan Pakar

- 18 Januari 2021, 09:45 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19. /Pexels/Nataliya Vaitkevich/

MORESCHICK - Vaksin Covid-19 diberikan dalam dua dosis dengan jarak sekitar 2 minggu dari pemberian vaksin dosis pertama.

Menurut Ketua Pusat Perhimpunan Alergi Imunologi Indonesia (PP Peralmuni). Iris Rengganis mengatakan suntikan vaksin Covid-19 buatan Sinovac harus dilakukan dua kali agar dapat memastikan vaksin tersebut efektif dalam membentuk antibodi.

Ia menegaskan bahwa bukan berarti jika sudah disuntik vaksin Covid-19 dosis pertama maka tidak akan tertular virus corona.

Baca Juga: Peringatan Dini Cuaca Buruk di Wilayah Jabodetabek Hari Ini, 18 Januari 2021

Oleh karena itu pada jeda antara vaksin pertama dan kedua, penerima vaksin harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan karena antibodi belum secara penuh terbentuk.

Jangan sampai berpikir orang sudah sekali vaksin lalu sudah aman, tidak menerapkan 3M lagi. Belum vaksin kedua, dia sudah tertular,” kata Iris.

Banyak yang bertanya bagaimana jika terlewat vaksinasi Covid-19 kedua, apakah akan menimbulkan masalah bagi tubuh?

Profesor imunologi Universitas Surrey, Deborah Dunn-Walters, mengatakan uji coba praklinis terhadap penerima vaksin akan menunjukkan satu kali suntikan tidak cukup untuk membangun kekebalan.

Baca Juga: Harga Mencapai Puluhan Juta, Ini Dia Sederet Manfaat Sarang Burung Walet

Halaman:

Editor: Tiara Sayusti


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X