Tetap Patuhi Prokes! Antibodi Muncul Setelah Suntikan Kedua Vaksin Covid-19

- 18 Januari 2021, 09:00 WIB
Ilustrasi vaksinasi. /Pixabay

MORESCHICK - Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M. Faqih menjelaskan bahwa berdasarkan hasil uji klinis, vaksin Covid-19 Sinovac dapat membentuk antibodi dengan baik maksimal setelah 3 bulan.

Hal tersebut merupakan hasil pengamatan dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang menjadi relawan uji klinis fase 3 vaksin buatan Sinovac.

Faqih menyebutkan bahwa Ridwan Kamil memiliki titer antibodi mencapai 98 persen setelah 3 bulan disuntik.

Baca Juga: Peringatan Dini Cuaca Buruk di Wilayah Jabodetabek Hari Ini, 18 Januari 2021

"Jadi untuk yakin mencapai perlindungan maksimal dengan tinggi antibodi itu kalau dari penelitian itu di angka 3 bulan," katanya.

Faqih menjelaskan perlu dua kali penyuntikan vaksin Covid-19 Sinovac untuk memunculkan antibodi. Sehingga, penerima vaksin harus menjalani penyuntikan kedua kalinya dalam waktu 14 hari setelah penyuntikan pertama.

Oleh karena itu Ia mengingatkan agar penerima vaksin Covid-19 tetap berhati-hati melakukan pencegahan.

Baca Juga: Harga Mencapai Puluhan Juta, Ini Dia Sederet Manfaat Sarang Burung Walet

"Jangan mentang-mentang sudah divaksin kemudian loss. Jangan-jangan kita tidak hati-hati, belum suntik kedua sudah kena infeksi atau belum terbentuk antibodi kena infeksi duluan," kata Faqih.

Halaman:

Editor: Tiara Sayusti


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X