Pemerintah Indonesia Resmi Vaksinasi, Ini Efek samping Vaksin Sinovac

- 13 Januari 2021, 21:53 WIB
Vaksin Sinovac yang jadi polemik /ANTARA

MORESCHICK - Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah orang pertama yang divaksin di Indonesia dengan vaksin Sinovac. Penyuntikan vaksin Presiden Jokowi dilakukan oleh Wakil Ketua Dokter Kepresidenan Prof. Dr. Abdul Muthalib, Rabu, 13 Januari 2021.

Hal itu setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan t izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA). BPOM memastikan bahwa vaksin Sinovac aman dan berkhasiat.

Baca Juga: Ribka Tjiptaning Tidak Mau Divaksin, Fakta Soal Uji Klinis dan Izin Penggunaan Darurat

Kepala BPOM Penny Lukito efek samping lokal yang ditimbulkan vaksin Sinovac berupa nyeri, iritasi, dan pembengkakan.

Sementara itu, efek samping sistemik berupa nyeri otot, fatigue, dan demam. Kemudian, frekuensi efek samping dengan derajat berat berupa sakit kepala, gangguan di kulit atau diare yang dilaporkan hanya sekitar 0,1 sampai dengan 1 persen.

Baca Juga: Raffi Ahmad Divaksin, Netizen twitter Sewot tapi di Instagram Malah Dipuji

"Efek samping tersebut merupakan efek samping yang tidak berbahaya dan dapat pulih kembali sehingga secara keseluruhan kejadian efek samping ini juga dialami pada subyek yang mendapatkan plasebo," ujar Penny, Senin 11 Januari 2021.

Selain melakukan analisis terhadap keamanan vaksin Sinovac, BPOM juga meneliti khasiat atau efikasi vaksin.

Baca Juga: Keluarga Korban Musibah Pesawat Sriwijaya Air Dapat Santunan, Ini Jumlahnya

Halaman:

Editor: Wildan Heri Kusuma


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X