Jembrana Bali Ubah Aturan Jam Operasional UMKM, Tetap Buka Tapi Makanan Dibawa Pulang, Netizen Senang

- 23 Februari 2021, 11:40 WIB
Ilustrasi Warung Pecel Lele /Jurnal Presisi//M A Rahman/

MORESCHICK, JEMBRANA -- Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro unutk masyarakat Jawa-Bali berlaku dan diperpanjang hingga 8 Maret 2021 mendatang.

Pemberlakukan ini juga sudah tertuang dalam surat edaran Kementerian Dalam Negeri dan menyeluruh pada wilayah kota dan kabupaten seluruh wilayah Jawa-Bali.

Mengacu pada hal tersebut, juga berlaku di Kabupaten Jembrana yang dituangkan dalam Surat Edaran Bupati Jembrana Nomor 352/STPC – 19/2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis desa dan kelurahan di Jembrana.

Baca Juga: Sehabis Disuntik Vaksin Covid-19 Tahap Pertama Malah Meninggal

Namun, otoritas kabupaten mengubah beberapa poin setelah melihat kondisi yang ada di lapangan. Poin yang diubah salah satunya pembatasan jam operasional usaha.

Kapasitas maksimal dan jam operasional masih tetap sama, yakni pukul 21.00 wita tempat usaha ditutup. Namun dikecualikan bagi tempat usaha yang melayani pesan antar, misalnya warung makan tidak boleh melayani makan di tempat.

“Kalau melayani pembelian bawa pulang boleh,” kata Sekretaris II Satgas Penanganan Covid-19 Jembrana I Gusti Ngurah Dharma Putra, Selasa 23 Februari 2021.

Bersamaan dengan itu, Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jembrana I Gusti Agung Putu Arisantha menambahkan, operasional usaha dalam peraturan PPKM yang baru ini juga mutlak mengindahkan protokol kesehatan.  

“Kami berharap semua pelaku usaha menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19,” terangnya.

Halaman:

Editor: Vito Adhityahadi


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X