9 Orang Pelanggar Prokes Terjaring Tim Yustisi Denpasar

- 21 Januari 2021, 16:17 WIB
Tim Yustisi Denpasar jaring 9 orang pelanggar prokes /Humas Pemkot Denpasar

MORESCHICK -- Tim Yustisi Kota Denpasar jaring 9 orang pelanggar protokol kesehatan saat melakukan penertiban penerapan protokol kesehatan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jalan Crokroaminoto – Jalan Maruti , Desa Pemecutan Kaja , Denpasar Utara, Rabu (20/1).

Pelanggar tanpa menggunakan masker didenda, sedangkan menggunakan masker dengan cara tidak benar diberikan pembinaan dan sanksi sosial. Kepala Satpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga, mengatakan dari hasil penertiban hari ini, sebanyak 9 orang pelanggar terjaring.

Sebanyak 7 pelanggar didenda di tempat masing-masing Rp 100.000 karena tidak mengenakan masker. Sedangkan sebanyak 2 orang lagi diberikan pembinaan karena memakai masker dengan cara tidak benar.

Baca Juga: Dirumorkan Rumah Tangganya Retak, Celine Evangelista: Doain Aja Ya

Selain itu, 9 orang pelanggar itu juga diberikan sanksi fisik maupun sosial . Sanksi fisik, mereka semua diberi hukuman push up, sanksi sosial disuruh menyapu jalan dan menandatangani surat pernyataan tidak akan melanggar protokol kesehatan lagi.

“Apabila di kemudian hari kembali ditemukan melakukan pelanggaran kembali, maka kami terpaksa akan memberikan tindakan yang lebih tegas. Bisa kami angkut ke kantor Satpol PP Kota Denpasar untuk diberikan pembinaan lebih lanjut,” tegas Anom Sayoga.

Sanksi itu diberikan agar ada efek jera dan sadar akan pentingnya protokol kesehatan. Dari kegiatan itu Anom Sayoga menegaskan, kepada masyarakat agar selalu menaati protokol kesehatan terutama saat melakukan aktivitas di luar rumah yakni selalu menjaga jarak, gunakan masker, dan selalu cuci tangan.

Baca Juga: Perusahaan akan Vaksinasi Mandiri ke Karyawannya Secara Gratis

Menurut Anom Sayoga, langkah itu harus diterapkan karena kasus Covid-19 masih rawan, sementara di sisi lain jumlah ruang isolasi di rumah sakit maupun tenaga medis sangat terbatas dibandingkan jumlah orang yang terjangkit Covid-19. Kekurangan tenaga medis harus dipikirkan salah satunya adalah masyarakat harus menaati protokol kesehatan sehingga tidak ada penambahan jumlah kasus lagi.

Halaman:

Editor: Vito Adhityahadi


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X